Info Gaji & Tunjangan PNS di Tegal pada Tahun 2021

4 min read

Kerja di bidang pemerintahan diminati banyak lulusan baru dan masyarakat umum karena stabilitasnya serta adanya fasilitas-fasilitas yang mendukung. Oleh karenanya, kali ini etableros.com akan memberikan tulisan mendetail perihal gaji PNS Tegal serta tunjangan pendukungnya.

Tes PNS

Setiap tahunnya jutaan orang mengikuti test yang dipanitiai oleh BKN. Tahun lalu, terdapat lebih 3,3juta orang yang mengikuti seleksi ini.

Di kuartal tiga di tahun 2021, Badan Kepegawaian Negara lagi-lagi melakukan penerimaan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil & PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) non guru.

Berdasarkan SE BKN nomer 5587 tahun 2021, pendaftaran mulai dibuka sejak 30 Juni 2021 lalu, s.d. 21 Juli depan. Pendaftaran dilaksanakan lewat laman sscasn.bkn.go.id.

Buat kalian yang berminat, persyaratan & cara daftar yang lengkap dapat diakses di laman https://www.sscasn.bkn.go.id.

Gaji PNS Tegal & Gaji PPPK Tegal 2021

Pada umumnya, penghasilan dari setiap ASN di Indonesia menggunakan ukuran yang sama berdasarkan golongan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomer 15 tahun 2019.

Namun, take home pay yang pegawai terima di masing-masing daerah dapat jauh berbeda. Kenapa?, karena adanya beberapa tunjangan yang nominalnya ditetapkan oleh aturan di daerah tersebut.

Pada kesempatan ini, etableros.com akan mengupas tentang gaji PNS secara umum & tunjangan yang akan PNS dapatkan di Tegal.

2. Silsilah Gaji PNS di Tegal

Umumnya orang yang masih belum paham bedanya dari ASN, PNS, dan PPPK.

Menurut UU Nomor 5 Tahun 2014 mengenai Aparatur Sipil Negara, ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah pegawai negara yang terdiri dari ASN dan PPPK. Lalu apa bedanya dari PNS & PPPK?

PNS (Pegawai Negeri Sipil) adalah karyawan negara (ASN) yang ditetapkan secara permanen untuk menempati pada suatu jabatan di pemerintahan. Seorang PNS ber- status menjadi pegawai tetap & mendapatkan pensiunan & tunjangan hari tua sehabis berhenti kerja di kemudian hari.

Di sisi lain, PPPK yaitu pegawai negara yang ditetapkan berdasarkan perjanjian kerja (kontrak) yang berlangsung selama jangka periode tertentu (min 1 tahun dan bisa dilanjut sampai 30 tahun) untuk menjalankan suatu pekerjaan pemerintahan. PPPK tidak diberikan pensiuanan seperti PNS pada umumnya.

Contoh dari PNS adalah pegawai kecamatan, guru, dosen, camat, polisi, dokter, atau tentara. Lalu contoh dari PPPK misalnya karyawan dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Selain jaminan pensiun, hal yang tidak PPPK miliki namun PNS dapatkan adalah jenjang karier dan pola karier, promosi, mutasi, serta pangkat & jabatan. Selain itu, PNS juga dapat menerima tukin (tunjangan kinerja) yang tidak PPPK peroleh.

Standar Hukum Penetapan Gaji PNS

Penggolongan dan besaran dari gaji PNS dan PPPK diatur dalam peraturan yang berbeda. Pemerintah membuat aturan Gaji PNS di PP Nomer 15 Tahun 2019.

Standart Hukum Aturan PPPK

Honor PPPK pemerintah atur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2020.

Perbedaan Gaji PNS dan Gaji PPPK

Selain perbedaan dalam pengkategorian & besaran uang penghasilan sebagaimana telah kami bahas di atas, gaji PNS dan PPPK juga ada perbedaan dari berbagai segi sebagai berikut:

Pihak yang Bertugas Memutuskan Menetapkan dan Menaikkan

Baik take home pay ASN ataupun PPPK sama-sama disahkan oleh pemerintah pusat, dan diatur melalui Peraturan Pemerintah yang disahkan oleh Presiden Republik Indonesia yang sedang menjabat.

Setelah pemerintah pusat mengesahkan peraturan, lalu yang menyelenggarakan adalah Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di Bagian HR dari satker tempat PNS bertugas.

Adapun sumber dana bagi gaji sama-sama dari anggaran pendapatan belanja pemerintah. PNS di pemerintah pusat mendapatkan gaji dari APBN & ASN di pemerintah daerah menerima gaji dari APBD.

Periode Waktu Kenaikan Penghasilan

PNS

Kenaikan gaji bisa PNS peroleh saat naiknya golongan atau menaiknya pangkat golongan.

Peningkatan golongan dari golongan I sampai dengan III dapat PNS dapatkan melalui kenaikan jenjang pendidikan. Jika PNS hendak naik dari golongan III menuju golongan IV, maka wajib memenuhi performa berupa kinerja, jenjang pendidikan, & masa aktif bekerja tertentu.

Selanjutnya, peningkatan pangkat golongan (misalnya dari IIIa ke IIIb) dibagi menjadi 3 macam:

● Kenaikan Pangkat Reguler

Yakni, menaiknya pangkat tiap-tiap 4 tahun sekali syaratnya Penilaian Prestasi Kerja PNS tersebut baik selama 4 tahun terakhir.

● Meningkatnya Pangkat Pilihan Jabatan Fungsional Tertentu

Yaitu, menaiknya pangkat pada jabatan dengan keterampilan khusus. Jika prestasi baik, maka akan memperoleh kenaikan pangkat tiap 2 tahun sekali.

● Meningkatnya Pangkat Pilihan Pejabat Struktural

Yakni, menaiknya pangkat yang seorang PNS dapatkan jika ia di posisi suatu jabatan struktural & pangkatnya berada satu tingkat di bawah pangkat persyaratan jabatan . Kenaikan macam ini juga dikenal sebagai peningkatan pangkat karena promosi.

PPPK

Oleh karena PPPK merupakan ASN dimana aturan kerjanya sifatnya kontrak, sehingga PPPK tidak dapat bonus jenjang karir sebagaimana PNS.

Tempo

Berlakunya Peraturan
Peraturan gaji ASN secara nasional berlaku diawali dari saat pemberlakuan yang diuraikan di Peraturan Pemerintah yang mengaturnya.

Lalu untuk kenaikan pangkat secara personal, pada umumnya berlangsung per 1 April & 1 Oktober di tiap-tiap tahunnya.

Perhitungan Jumlah Peningkatan Penghasilan

Sistem PNS, golongan {awal|pertama|mula-mula berdasarkan dari jenjang pendidikan terakhir ketika daftar PNS.

Golongan I bagi lulusan SD & SMP, Jenjang golongan II bagi lulusan SMA & D-III, Golongan III untuk lulusan S1 sampai dengan S3. Adapun untuk meraih Golongan IV maka mesti memenuhi syarat tertentu misalnya jam bekerja yang cukup lama.

sedangkan PPPK, enggak ada peningkatan golongan sebagaimana dalam jenjang kerja PNS.

Besaran Nominalnya

Pemerintah mengatur Penghasilan PNS dalam Peraturan Pemerintah No 15 Tahun 2019. Perhitungan detail besarannya:

Golongan I (tamatan SD & SMP)
Ia  Rp 1.560.800 – Rp 2.335.800
Ib  Rp 1.704.500 – Rp 2.472.900
Ic  Rp 1.776.600 – Rp 2.577.500
Id  Rp 1.851.800 – Rp 2.686.500
Golongan II (tamatan SMA dan D-III)
IIa  Rp 2.022.200 – Rp 3.373.600
IIb  Rp 2.208.400 – Rp 3.516.300
IIc  Rp 2.301.800 – Rp 3.665.000
IId  Rp 2.399.200 – Rp 3.820.000
Golongan III (lulusan S1 atau S3)
IIIa  Rp 2.579.400 – Rp 4.236.400
IIIb  Rp 2.688.500 – Rp 4.415.600
IIIc  Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400
IIId  Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000
Golongan IV
IVa  Rp 3.044.300 – Rp 5.000.000
IVb  Rp 3.173.100 – Rp 5.211.500
IVc  Rp 3.307.300 – Rp 5.431.900
IVd  Rp 3.447.200 – Rp 5.661.700
IVe  Rp 3.593.100 – Rp 5.901.200
Adapun perhitungan nominal penerimaan PPPK dalam PP No 98 Tahun 2020 yaitu sebagai berikut
Golongan I  Rp 1.794.900 – Rp 2.686.200
Golongan II  Rp 1.960.200 – Rp 2.843.900
Golongan III  Rp 2.043.200 – Rp 2.964.200
Golongan IV  Rp 2.129.500 – Rp 3.089.600
Golongan V  Rp 2.325.600 – Rp 3.879.700
Golongan VI  Rp 2.539.700 – Rp 4.043.800
Golongan VII  Rp 2.647.200 – Rp 4.214.900
Golongan VIII  Rp 2.759.100 – Rp 4.393.100
Golongan IX  Rp 2.966.500 – Rp 4.872.000
Golongan X  Rp 3.091.900 – Rp 5.078.000
Golongan XI  Rp 3.222.700 – Rp 5.292.800
Golongan XII  Rp 3.359.000 – Rp 5.516.800
Golongan XIII  Rp 3.501.100 – Rp 5.750.100
Golongan XIV  Rp 3.649.200 – Rp 5.993.300
Golongan XV  Rp 3.803.500 – Rp 6.246.900
Golongan XVI  Rp 3.964.500 – Rp 6.511.100
Golongan XVII  Rp 4.132.200 – Rp 6.786.500

Penetapan Gaji PNS Tegal

Dasar Hukum Pembuatan Penentuan Gaji PNS

Penentuan gaji PNS Tegal tahun 2021 berdasarkan ketentuan yang disepakati secara terpusat, sehingga gak ada perbedaan dibanding provinsi lainnya.

Tetapi selain gaji, ASN (PNS dan PPPK) pun mendapat beberapa tunjangan yang besarannya lebih menjanjikan daripada gaji.

Tunjangan-tunjangan itu yaitu:

● Tunjangan Kinerja (tukin) yang besarannya paling besar
● Tunjangan suami-istri yang besarannya 0,5 dari gaji pokok
● Tunjangan anak sebesar 2% dari gaji pokok dengan ketentuan maksimal tiga anak
● Tunjangan makan sebesar 35.000-41.000 tiap hari
● Tunjangan jabatan untuk yang menempati eselon tertentu
● Tunjangan perjalanan kerja apabila ditugaskan
● Gaji ke-13 (THR)

Tunjangan Kinerja (Tukin) PNS

Tukin yaitu tunjangan paling besar yang ASN dapatkan sebagai kompensasi atas jerih payahnya.

Di pemerintah Tegal, Tukin diberikan berdasarkan nilai dari hasil kerja (ragam pekerjaan) dan kondisi kerja (lembur atau tidak). Tukin juga bisa berkurang jika log kehadiran ASN menurun (misalnya disebabkan bolos masuk kerja atau gak hadir).

Tunjangan Tidak Wajib Bukan Termasuk Gaji

Tunjangan yang ASN dapatkan tidak termasuk gaji pokok.

Nominal Gaji PNS Meliputi Gaji dan Tunjangan

Dikarenakan tunjangan-tunjangan belum termasuk gaji pokok, sehingga penghasilan final yang PNS dapatkan adalah gaji pokok tambah dengan beberapa tunjangan.

Tukin Tidak Termasuk Gaji Pokok

Meski besarannya lebih besar dari gaji serta tunjangan-tunjangan lainnya, tetapi tukin bukanlah gaji pokok.

Nominal Tunjangan Kinerja

Besaran tukin bervariasi antara 1 instansi dengan instansi yang lain, dari mulai jutaan rupiah s.d. puluhan juta rupiah berbeda berdasarkan dengan analisis kerja.

Simpulan

Dinilai sebagai profesi keren di Indonesia, banyak orang yang pengen menjadi ASN disebabkan bermacam-macam kelebihan yang melekat.

Selain gaji & potensi perbaikan karir (bagi PNS), ASN pun mendapatkan beragam tunjangan yang nominalnya lumayan menjanjikan.

Gaji PNS tahun 2021 dan tunjangannya di Tegal secara khusus memenuhi aturan yang berlaku di nasional dan daerah. Penghasilan PNS Tegal berdasarkan aturan nasional, nah, kalau tunjangan bervariasi menyesuaikan dengan kantor.